Thursday, July 13, 2017

taste the heart roll ; Takigawa Restaurant


saya adalah penyuka makanan jepang, terutama Sushi. mungkin sejak pertama kali abah dan ummi saya membawa saya ke salah satu restoran Jepang yang ada di Surabaya saya menjadi suka sekali dengan sushi. ketika saya pindah ke Samarinda, saya tetap suka sushi seperti saya yang tetap suka sama caramel machiatto frappucino. walaupun tidak banyak pilihan restoran Jepang yang ada di Samarinda. menurut saya ngga' ada masalah karena saya adalah tipe orang yang kalo makan menunya itu itu aja dan belinya di situ situ aja. seperti Burger dan Hotdog yang tersedia dalam banyak pilihan di Samarinda, saya hanya membeli di satu tempat, lagi dan lagi. dan karena saya baru satu tahun tinggal disini, maka saya harus mencoba coba semua pilihan yang tersedia untuk menemukan satu tempat yang akhirnya akan saya datangi berulang kali. 

yah seperti jatuh cinta, memilih satu didatangi untuk berkali kali


kemudian, karena Riffat yang ngga' jadi ganti LCD iPhone kami memutuskan untuk mencoba makan di salah satu restoran Jepang yang ada di Big Mall, Takigawa. kalau saya hitung hitung, baru 2 restoran Jepang yang tersedia di Big Mall, yang salah satunya sudah pernah kami coba sushi roll-nya. 

Takigawa Japanese Restaurant ini terletak di lantai dasar Big Mall, punya pintu keluar yang langsung menuju beranda dan dengan pemandangan sungai Mahakam yang terhampar luas. tempatnya tidak terlalu sulit ditemukan mengingat letaknya yang memang tidak jauh dari Foodcourt. hadir dengan ruangan yang  tidak terlalu luas, tapi kesannya 'jepang  banget'. 

saya memilih untuk mencoba Heart Roll Sushi, sushi yang enak dan crunchy walaupun sushi jenis ini bukan fushion sushi. Kemudian saya juga memakan ayam katsu (with a bowl of rice) yang menurut saya di-treatment dengan baik sehingga crunchy tanpa kehilangan rasa ayamnya. Saus dari ayam katsu ini berwarna cokelat tua, dan ketika dimakan bersama ayam dan nasi menghadirkan rasa yang sedikit hangat dan beraroma mirip ramuan. Awalnya saya agak khawatir kalau dalam pembuatan saus yang saya makan tersebut mengandung arak masak, tetapi setelah saya tanyakan pihak restoran memastikan bahan yang terkandung dalam saus tersebut aman untuk saya makan.  

dan untuk harga yang tertera di buku menu berkisar antara 10.000 (IDR) sampai dengan 200.000 (IDR), ada tambahan 5% untuk service charge dan 10% pajak restoran. dalam buku menu tersedia Wagyu, tetapi Wagyu disini bukanlah ras Wagyu, bukan juga Australian Wagyu tetapi daging sapi yang didatangkan dari Surabaya. untuk kenapa dinamakan Wagyu si sapi Surabaya ini, saya tidak bertanya lebih lanjut.   

walaupun Takigawa adalah restoran Jepang, saya salut mereka memiliki menu dessert berupa molten lava cake. makanan jepang tidak harus ditemani dengan ocha kan?





@iamfatimahfauzan - i love eating sushi to the moon and back!



NOTES 

Takigawa Restaurant 
Big Mall, (lowest floor) Karang Asam Ulu, 
Sungai Kunjang, Samarinda 
Open hour : 10.00 - 22.00 




No comments:

Post a Comment