Saturday, December 09, 2017

Menghitung Keyakinan



it's been a year since i decide to live here. time flies, banyak hal yang terjadi. mulai dari seneng ketawa ketawa bareng sama temen temen, sampai sedih karena ngga' bisa lulus tahun depan karena terhalang praktikum. sampai akhirnya saya (kembali) menemui masalah klasik anak kuliah : tentang keputusan pindah tempat tinggal.

kata ummi saya, hidup itu dinamis. kita tidak bisa mengharapkan tinggal di suatu tempat sampai akhir. ada teman saya yang bisa tinggal di tempat yang sama sampai akhirnya dia lulus. tetapi lebih banyak teman saya yang tidak bisa seperti itu. saya punya teman yang pindah 6 kali dalam 3 tahun. ada juga teman saya yang pindah 2 kali dalam 2 tahun. latar belakang keputusan mereka untuk pindah pun beragam. tetapi keberagman alasan tersebut bermuara pada satu kesamaan ; mereka kehilangan kenyamanan. 

4 tahun di Surabaya, saya pun seperti mereka. kadang saya berada di keadaan yang membuat saya mau tidak mau harus mengurus kepindahan. pindah itu tidak mudah, dimulai dari mencari tempat yang pas dengan kebutuhan kita sampai dengan mencari tempat tempat pendukung seperti isi galon terdekat, ATM bank tertentu terdekat, tempat makan terdekat, bagaimana jarak ke kampus dan lewat mana akses tercepat menuju kampus dan tentu saja fotocopy-an terdekat dimana. segala hal yang menjadi daftar panjang dalam kebutuhan hidup seorang pejuang wisuda. 

saya banyak diskusi dengan orang tua saya terkait hal ini dan beliau menyarankan saya untuk membuat daftar yang berisi poin poin yang saya jadikan keharusan untuk sebuah tempat tinggal . seperti ngga' boleh ada jam malam (karena saya di kampus bisa sampai jam 2 pagi mengejar progress tugas besar) pengelola yang ngga' rese' sama urusan saya (penting!!) dan 10 poin lainnya. kemudian  dengan menerapkan mata kuliah Riset Operasional langkah mengitung keyakinan dimulai : 


jumlah poin check list / jumlah total x 100% = .... % 


misalnya, saya menerapkan 12 poin, nah jika suatu tempat tersebut memenuhi 11 poin, jadi : 


11/12 x 100 % = 91.66 % 


dengan angka keraguan atau ketidakyakinan sebesar 8.34%

saya mensyaratkan untuk :

angka keyakinan 85%,
ketidakyakinan 10%
dan 5% untuk abstain. 

karena angka ketidakyakinan itu seiring waktu pasti akan bertambah. akan banyak hal hal yang baru kita tau ketika tiba disana. jadi saya berpikir lebih baik angka ketidakyakinan yang tidak terlalu besar jadi kalo nanti ketemu sama hal hal yang tidak kurang sesuai tidak terlalu mengganggu saya.

tetapi seorang teman berkata, "kadang kala, tidak semua hal itu bisa dihitung. karena yang bisa dihitung hanyalah benda mati."  


dalam hal pencarian tempat tinggal, hal itu sangat berlaku sekali. parameter lain yang menjadi pertimbangan penting adalah : waktu disana, ada perasaan seneng nggak?

tempat tinggal itu seperti halnya makanan. kita seneng apa engga', itulah hal yang paling menentukan. makanan enak, tapi kitanya ngga' seneng waktu makan itu. ya gimana? pasti makanan tadi jadi hambar dan ngga' ada rasa. begitu juga dengan tempat tinggal. karena tempat tinggal adalah tempat dimana hati kita senang, setelah lelah menantang dunia seharian. lelah baik baik saja di depan semua orang. tempat dimana kita bebas menangis tanpa harus peduli apapun. tempat kita boleh nyanyi nyanyi tanpa peduli suara kita sumbang apa enggak. intinya, kita harus meletakan hati.


kita butuh logika untuk menghitung parameter pasti. tetapi, kita butuh hati untuk menghidupkan rasa dalam parameter tersebut :) a balace life give us a balace feels. 

Monday, November 13, 2017

Konstruksi ; sebuah nasib dan takdir

Mahkota Bridge (a beautiful cable stayed bridge constructions)
source : private document 
Sujiwo Tejo punya sebuah ungkapan legendaris, "menikah itu nasib, mencintai itu takdir. kamu bisa berencana menikahi siapa, tapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa."

bagi saya, proyek konstruksi adalah nasib, dan proyek konstruksi juga sebuah takdir. saya bersyukur, bahwa konstruksi adalah sebuah takdir yang membahagiakan.

saya memilih konstruksi karena saya suka. bukan untuk menantang dominasi laki laki supaya tidak tergeser dan terdiskriminasi dalam konteks tempat kerja. atau menyamakan diri bahwa laki laki bisa saya pun bisa dan sering berbicara tentang kesetaraan gender dan sibuk dengan pembuktian kemana mana. atau menggerakkan perempuan untuk mendobrak budaya patriarkis yang sudah mengakar selama berabad abad.

tidak, hidup saya tidak semelelahkan itu.

Steel Constructions
mungkin hidup dengan proyek konstruksi yang sudah mendarah daging sangat bertentangan dengan feminisme bahwa perempuan harus lemah lembut ngga' kerja kotor atau di rumah aja dan mengerjakan pekerjaan rumah. bagi saya, selama orang orang yang saya sayangi mendukung saya dan tidak ada masalah dengan itu, itu sudah menjadi motivasi yang sangat cukup untuk tetap bertahan. 

mungkin bidang saya adalah bidang yang cukup menuai kontraversi dan bertentangan dengan aturan masyarakat, tetapi kalo kita yang jalani seneng seneng aja, ya terus kenapa? :)

berasa jadi princess Mulan :)
kadang, banyak hal hal yang pelik yang cukup diselesaikan dengan pertanyaan pertanyaan sederhana. sesederhana nyaman atau tidak, atau senang atau tidak.

sempat bingung awalnya bidang apa yang mau saya geluti. awal awal, suka sama struktur karena keliatan keren, dan bikin saya bisa lupa sama apapun saking ribetnya. kemudian, ganti jadi suka sama pelabuhan dan segala mimpi memajukan indonesia melalui infrastruktur. time flies, semua itu berakhir pada constructions management, pada subyek hukum kontrak. mungkin karena kesukaan saya adalah hukum dan juga sepanjang hidup saya selalu mengagumi abah saya yang seorang Insinyur, sekaligus juga seorang sarjana hukum.

saya sangat suka sekali dengan drama korea bergenre hukum. karena dalam perusahaan, yang paling susah itu mendapatkan proyek, dan jangan sampai kenapa napa karena ngga' cermat baca kontrak. dan lahirlah keinginan untuk menjadi bagian dari tim legal di kantor. bagian review kontrak dan maju lobi. yey!

terima kasih Tuhan, hidup ini WAH!


Monday, October 30, 2017

pilar kunci kuliah teknik

kuliah di jurusan teknik itu ngga' mudah, tidak peduli spesifiknya jurusan teknik apa. sudah jadi cerita lama di jurusan teknik itu mahasiswa yang masuk jumlahnya berapa tapi yang berhasil wisuda itu cuma berapa. kehilangan teman karena yang bersangkutan pindah jurusan sudah bukan lagi hal baru di kampus teknik. tidak salah, karena menyerah dan bertahan berjuang itu pilihan. 

tulisan ini bukan tulisan yang saya buat untuk kalian baca, tulisan ini saya buat untuk diri saya sendiri. untuk saya selalu ingat hal hal yang terlupakan ketika saya lelah.

kerja keras 

tugas besar bukan tugas yang bisa jadi dalam semalam. tugas besar bukan candi Prambanan, dan saya atau mungkin juga kamu bukan seorang Bandung Bondowoso. kuliah itu ngga' mudah, makanya mau tidak mau suka tidak suka saya harus belajar.

belajar itu ngga' akan mulai kalo ngga' dimulai dengan membaca. materi ngga' akan bisa dipahami kalo ngga' rajin membaca. waktu ujian ngga' akan cukup kalo tidak terbiasa menempa diri untuk sering latihan mengerjakan soal yang sering kali angkanya itu itu aja dan modelnya gitu gitu aja.

ngga' ada yang mengharuskan saya untuk lulus kuliah seperti halnya ngga' ada yang mengharuskan saya hidup enak. menyelesaikan kuliah itu bukan kewajiban, menyelesaikan kuliah itu tanggung jawab.

disiplin dan komitmen

kapan belajar, kapan tidur, kapan makan. kapan main. kapan nonton drama korea

stress dimulai dari pertama kali kita nunda tugas dan ngga' komitmen kapan tugas itu harus selesai. seharian main ke mall dan movie maraton di bioskop itu ngga' papa, asal komitmen kapan belajar. biasanya kalo saya udah main dari pagi sampe sore gitu malamnya habis magrib saya mandi dan langsung belajar. belajar itu tiap hari, terserah jam berapapun yang jelas setiap hari. 

komitmen itu bukan dari orang lain, bukan dari kapan deadline. komitmen itu dari dirimu sendiri. ngga' pernah salah kok tugas yang dikumpul bulan depan mulai dikerjakan dari sekarang demi waktu main yang lebih banyak. disiplin dan komitmen itu pilihan : mau apa enggak 


sabar, dan jangan menyerah 

seterorganisir apapun kamu, dalam perjalanannya kuliah selalu ada hal hal tidak terduga dan tidak menyenangkan yang terjadi. sudah begadang semalaman ternyata dicoret tanpa dilirik. tiba tiba dosen ngadain ujian dadakan padahal belum belajar dan banyak hal hal tidak menyenangkan yang lain.

tempaan hanya bisa dilewati dengan kesabaran dan selalu belajar. 

sabar, sabar dan sabar. semua pasti ada solusinya. dan jangan menyerah. kita bukan pengen hidup tanpa masalah, tetapi sesederhana kalo ada masalah bisa ngatasi kan?

Sunday, October 29, 2017

Currently Watching ; K-DRAMA

Pengacara Heo Yoon Kyung (Kim Min Seo) dalam drama korea Witch Court
banyak drama yang recommended buat ditonton bulan ini karena mungkin lagi musimnya drama drama keren tayang bareng. seperti jamannya drama whisper tayang, dimana kita anak drama dibuat kebingungan untuk menentukan prioritas drama mana duluan yang kudu ditonton. time flies, kesibukan dan error-nya jaringan telkomsel jugalah yang jadi penentu. saya yang tadinya mau nonton semua drama, jadi mau tidak mau mereduksi jumlah drama dan mulai menyusun prioritas tontonan.  

setelah melakukan kontemplasi yang cukup lama, saya menyerah untuk nonton while you were sleeping. mungkin nanti saya akan nonton lagi kalo tugas besar beton prategang saya sudah selesai. atau mungkin ngga' nonton sama sekali karena muncul drama drama bagus di kemudian hari. saya ngga' tau, saya ngikutin aja takdir yang tertulis. *ehem*

saya tuh ngga' nonton Uncontrolably Fond, jadi ngga' tau definisi acting Bae Suzy yang naudzubillahimindzalik itu kaya apa. saya sempat bingung waktu kak ai bilang, "pengen sih nonton while sleeping, TAPI AKU MALES SAMA SUZY." 

saya pikir ka ai males sama Suzy karena Suzy adalah pacar (atau mantan?) Lee Min Ho, ternyata bukan karena itu aja, tapi juga karena acting Suzy yang emang amit amit. walaupun banyak yang bilang di while you were sleeping si Suzy aktingnya sudah banyak sekali peningkatan (jika dibandingkan dengan akting dia di Uncontrollably Fond) tapi menurut saya tetep Suzy ini ngga' banget. zonk lah. drop banget kalo disandingin sama kualitas akting LJS yang kalo main drama selalu bikin pemirsa baper, walaupun kadang kala drama dia ending-nya suka malesin.  

saya hiatus nonton while you were sleeping, bukan berarti dong saya juga hiatus nonton drama drama bagus. kayak Hospital Ship ya, saya masih setia nonton karena seorang Kang Min Hyuk. tadinya saya mau nonton Black, tapi entah kenapa saya takut. dalam perasaan saya Black ceritanya ngga' akan seunyu Goblin. kapan sih OCN bikin drama unyu? ngga' pernah!

saya juga masih nonton the package, Yong Hwa ganteng banget! parah :) ngantuk sih nonton the package secara bok the package banyak cerita tentang sejarah prencong. saya sudah nonton sampai episode 4 dan cukup nangis dengan cerita nenek yang menjadi anggota dalam paket tur itu. semua orang punya masalahnya sendiri sendiri, mungkin itulah hal yang ingin dijadikan akar kuat dalam drama comeback-nya leader CNBLUE kesukaan kita ini.

hospital ship, the package, while you where sleeping. dari semua drama yang masuk currently watching saya, berikut drama yang paling saya tunggu^^

__________________________________________________________________
Witch Court 
__________________________________________________________________
Witch Court 
Jung Ryeo Won, Yoon Hyun Min, Jeon Kwang Leol. Kim Yeo Jin, Jeon Ik Ryung, Choi Ri, Kim Jae Hwa, Yoon Kyung Ho, Heo Sung Tae, Kim Min Seo, Lee Il Hwa, Song Chae Yoon, Jeon Bae Su, Chae Dong Hyun


dalam postingan sebelumnya, saya bilang kalo mungkin witch court ini mirip seperti HTGAWM. ternyata sejak nonton episode perdananya, witch court beda banget sama serial TV laris di Amerika itu. saya sudah nonton sampai episode 6 dan nunggu subs-nya keluar adalah tantangan terberat nonton witch court :(

witch court bercerita tentang jaksa Ma Yi Deum (Jung Ryeo Won), seeorang jaksa penuntut yang sudah bekerja selama 7 tahun di unit kejahatan khusus kadang kadang, jaksa Ma Yi Deum menggunakan metode drastis untuk memenangkan sidang. jaksa Ma Yi Deum bekerja sama dengan jaksa Yeo Jin Wook (Yoon Hyun Min), mantan psikiater yang memutuskan menjadi jaksa karena suatu kasus. suatu hari karena ada slack dengan kepada divisinya, jaksa Ma Yi Deum dipindahkan ke unit kejahatan anak dan wanita. di sisi lain, ternyata jaksa Yeo ternyata mengajukan diri di unit yang sama.

unit kejahatan anak dan wanita disebut sebut sebagai unit neraka, karena kalo gabung disana artinya jaksa harus lembur terus. selain itu juga (karena ini kejahatan anak dan wanita) otomatis divisi ini minim publikasi, ngga' kayak unit kejahatan khusus yang memang khusus untuk menangani kejahatan kerah putih. streslah si Ma Yi Deum. cuma menurut saya yang menarik adalah tentang big hole antara Ma Yi Deum, Min Ji Sook (Kim Yeo Jin), Cho Gap Soo (Jung Kwang Ryul) dan mamanya Yeo Jin Wook. kalau kalian ngikutin dramanya, di episod pertama diceritakan kalo mamanya Ma Yi Deum ini menghilang kayak ditelan setan. dan kamu dan saya jadi curiga jangan jangan Ma Yi Deum ini anaknya Cho Gap Soo. 

setiap hari selalu ada fakta baru yang bikin saya makin penasaran dan ngga' sabar nunggu episode selanjutnya (beserta subs-nya) hihihi.

kalau drama hukum paling keren yang pernah saya tonton adalah whisper (do'akan saya bisa bikin review-nya ya!) maka witch court pantas menjadi runner up-nya. sebegitu seringnya saya nonton drama, saya sering ngga' notice sama Bang Yoon Hyun Min. ya mungkin juga saya ngga' notice sama beliau (((BELIAU))) karena drama drama dimana beliau jadi tokoh utama bukan selera dramanya saya, seperti A Beautiful Mind atau Falling for Innocence.  baru notice beliau p waktu nonton Tunnel. lumayan suka sama acting-nya yang membuat luluh hati banyak cewek cewek saking magisnya pesona ini Ahjussi. perannya sebagai polisi cerdas yang dingin tak punya hati sukses membuat saya menyelesaikan drama tersebut sampai habis. disamping memang juga lawan main Ahjussi sama kerennya memerankan pribadi dengan masa lalu terluka. mereka berdua benar benar menyuguhkan sebuah kisah cinta yang tidak biasa. salut! 

maka dari situlah saya mulai notice sama Ahjussi satu ini.

Jaksa Yeo Jin Wook (Yoon Hyun Min) 
kemudian, saya kan juga nonton while you were sleeping yang akhirnya saya menyerah itu. dan Ahjussi ini juga main sebagai salah satu jaksa di kantor Jung Jae Chan (Lee Jung Suk). di while you were sleeping Yoon Hyun Min lebih kayak sosok yang bikin ketawa. bukan karena penokohannya yang humoris, tetapi lebih seperti writer-him yang membuat konsep keadaan yang kayaknya bikin kita ketawa mulu ketika Ahjussi terlibat disana. 

saya jadi sukaaaaa banget sama ahjussi ketika main di witch court. Yoon Hyun Min bukan satu satunya hal menarik dari drama witch court. tetapi jalan cerita, konflik, chemistry antar pemain dan bahkan ekspresi judesnya Kim Min Seo itu dapet banget. mungkin kalo mau dirangkum dalam satu kalimat hal paling menarik dari drama witch court adalah seorang Jung Ryeo Won, yang memerankan seorang jaksa Ma Yi Deum. Ma Yi Deum adalah seorang jaksa yang punya kepribadian kuat sekaligus humoris walau menyimpan banyak luka ini sukses membuat witch court menjadi drama yang paling saya tunggu dalam sepekan.

dalam beberapa kali sidang, jaksa Ma Yi Deum head to head sama pengacara Heo Yoon Kyung. gila ya, pengacara Heo ini cantik banget :)))) sudah setaralah dia kalo dibandingin sama Choi Seo Yeon di whisper. cantik, badan bagus, bahasa lugas, gestur tegas dan berkelas. kalo pake baju itu lho, bikin kita kita anak anak penyuka baju kerja ini bawaannya pengen screenshot setiap mbak-nya muncul.


saya belum pernah nonton dramanya mbak Kim Min Seo, saya juga sebelumnya belum pernah nonton dramanya Park Se Young sebelum whisper, cuma dasarnya saya ini suka nonton mbak mbak yang tampilannya model gini, jadi rasanya nonton witch court ini seseru nonton whisper :) i know there's deeply differences if we compare that dramas, but the sensation of feeling fun is never lies :)

Kim Min Seo sebelumnya main di banyak drama, salah satunya moon that embrace the sun yang legendaris itu. dasarnya saya yang ngga' pernah nonton drama jaman joseon (even dramanya kesayangan saya, Ji Chang Wook. yang empress ki, saya ngga' nonton. makasih). apa ya, saya tuh males nonton drama yang sudah jelas beda generasi. device dan teknologi sama kita. singkat cerita, ya saya ngga' tau gimana akting si mbak. cuma saya suka sama judesnya si mbak ^^


baru kali ini, saya nonton drama kejaksaan dan bisa sebegitunya gregetan sama si tersangka.
__________________________________________________________________
Mad Dog
__________________________________________________________________
team works
Mad Dog
Yoo Ji Tae, Woo Do Hwan, Ryu Hwa Young, Jo Jae Yun, Kim Hye Seong, Hong Soo Hyun, Jung Bo Suk, Kim Young Hoon, Choi Won Young, Jang Hyuk Jin

Kim Min Joon-ssi?

tolong kasih tau saya, kenapa Woo Do Hwan bisa jadi ganteng banget di drama mad dog. saya memutuskan untuk menonton mad dog karena seorang Yoo Ji Tae. di tengah episode 3, saya sempat mau memutuskan untuk berhenti nonton saking bingungnya sama jalan ceritanya. kemudian itu semua buyar di episode 4. disuruh sabar gimana juga nugguin subs ngga' papa, saya ikhlas. 

karena mad dog memang sekeren itu!

Kim Min Joon-ssi?

Ryu Hwa Young, artis cewek kesukaan saya ini berkolaborasi dengan Woo Do Hwan. saya sih ngga' peduli ya gimana citra dia yang katanya penuh kontraversi apalah itu. pokoknya akting dia keren. bisa mengimbangi akting seorang Yoo Ji Tae itu sesuatu banget lah. ahjussi ini kan selalu keren kalo main drama dan pinter banget pilih script. mad dog datang dengan cerita yang njelimet, banyak aksi pengintaian dan action yang keren cukup menjadi alasan kuat kenapa drama mad dog layak difavoritkan. saya pertama kali liat Ryu Hwa Young ketika mbak cantik ini berperan sebagai Kang Yi Na, di drama remaja produksi jTBC, Age of Youth.

Mad dog menceritakan tentang seorang Choi Kang Woo (Yoo Ji Tae) yang pernah menjadi team leader divisi investigasi perusahaan asuransi, Taeyang Insurance. karena sebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan anak dan istrinya, Choi Kang Woo memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut dan mendirikan biro investigasi swasta yang sering kali menggunakan cara ilegal dalam perjalanannya dalam mengerjakan suatu kasus. tim tersebut beranggotakan 4 orang yaitu Jang Ha Ri (Ryu Hwa Young) yang juga mantan anggota tim investigasi Taeyang Insurance, Park Soon Jung (Jo Jae Yun) seorang mantan narapidana yang bermimpi menjadi perawat, Oh Noo Ri (Kim Hye Sung) seorang hacker cerdas yang alergi sinar matahari dan Choi Kang Woo sendiri.

Choi Kang Woo dan kawan kawan menjadi tim yang sempurna untuk cerita serumit mad dog. dalam melakukan pekerjaan mereka punya nama kode, Choi Kang Woo sebagai Mad Dog, Park Soon Jung sebagai Cheetah, Oh Noo Ri sebagai Pentium dan Jang Ha Ri sebagai Player Jang yang itu semua disesuaikan dengan job desk masing masing. Mad Dog sebagai team leader bertugas untuk negoisasi dengan pihak tertentu, menggertak dan menyelesaikan masalah dengan sekali telfon. Player Jang, wanita cantik mantan pesenam ini menjadi wanita mata mata dan melakukan tugas tugas berbahaya dalam tim. Cheetah sebagai mantan mafia bertugas dalam hal perkelahian, dan melakukan tugas penyamaran seperti menyamar sebagai tukang galon, perbaikan komputer, dan cleaning service. Oh Noo Ri, sebagai Pentium bertugas sebagai hacker serba bisa dan bekerja secara ilegal seperti memunculkan lagi data yang hilang di ponsel, melacak sinyal dari smartphone anggota tim untuk memantau keberadaan mereka dan menyusup ke jaringan CCTV nasional.


cerita mad dog berfokus pada kasus kasus penipuan asuransi, seperti pada episode episode awal menceritakan tentang pasien yang sehat wal afiat tapi bekerja sama dengan sebuah RS untuk memalsukan rekam medis-nya bahwa dia menderita flu tulang demi uang asuransi. kemudian juga tentang rubuhnya sebuah gedung karena konstruksi struktur yang buruk tapi yang dapet uang asuransi malah pemilik gedung.

ketika menindak tentang penipuan asuransi gedung rubuh tersebut, Choi Kang Woo bertemu dengan Kim Min Joon-ssi. dan dari situlah semuanya dimulai. tentang kecelakaan pesawat maskapai Juhan, tentang intrik di perusahaan asuransi Taeyang, tentang co-pilot yang memberikan kesaksian palsu, tentang perencana keuangan yang memalsukan kematiannya dan segala hal yang bikin cerita ini makin rumit.

saya mulai dapet feel buat semangat nonton mad dog ketika memasuki episode 4 dan mulai tergambar jelas ketika saya udah nonton episode 6. banyak fakta baru yang muncul tiap minggunya di setiap episode baru dan makin bikin saya mikir karena teka tekinya sudah keliatan ada dimana mana. Kim Min Joon-ssi, adik dari Kim Bum Joon seorang pilot yang diisukan meninggal karena bunuh diri adalah teka teki terbesar drama yang memang sudah ditunggu banyak admin fan base ini. lagi lagi, saya jadi suka sama Woo Do Hwan karena perannya sebagai Kim Min Joon. pribadi dengan mental tertempa, cowok dingin ngga' punya hati dan misterius tingkat akherat. saya sih feeling kalo Kim Min Joon bakal kepincut sama Jang Ha Ri ngeliat interaksi mereka yang saling sebel tapi disaat yang sama saling perhatian juga satu sama lain.

kapan lagi nih ngeliat Yoo Ji Tae main drama action setelah selesai nonton Healer?


saya cuma berharap untuk jaringan telkomsel yang lebih baik, duit yang lebih banyak buat beli kuota dan tugas yang ramah dan tidak menyusahkan saya kalau mau nonton drama korea. kalo temen temen, lagi ngikutin drama apa aja?

Thursday, October 05, 2017

Rekomendasi Drama Korea Oktober 2017

banyak sekali judul judul drama korea keren yang akan tayang di bulan Oktober sampai saya bingung, karena saya ingin menonton semuanya! tidak hanya drama kiminal, tetapi drama dalam genre lain juga memiliki daya tariknya tersendiri. aktor dan aktris yang di-hire untuk membintangi drama tersebut juga salah satu hal yang membuat drama tersebut ingin saya tonton. apa saja sih drama drama itu? yuk lanjut baca!.
__________________________________________________________________
The Package
__________________________________________________________________
source
ada 2 hal yang membuat saya ingin menonton drama yang satu ini. pertama, karena ini adalah drama yang diperankan oleh Jung Yong Hwa, leader CNBLUE. yang kedua, berlatarkan kota Paris dan ceritanya tentang travelling. saya yakin drama The Package akan jauh lebih keren dari film Pevita Pearce yang Lost in Love. 
__________________________________________________________________
Temperature of Love
__________________________________________________________________
source
awalnya, saya menonton Temperature of Love untuk mengimbangi drama berat Lee Jung Suk sama Suzy Miss A, While You Were Sleeping, biar saya ngga' terlalu pusing. alasan lain adalah yang main Seo Hyun Jin, aktris yang sebelumnya sukses bermain dalam drama Romantic Doctor Teacher Kim sebagai dokter Yoon Seo Jung dan juga saat memerankan Oh Hae Young dalam drama Another Oh Hae Young. tetapi, setelah saya nonton episode 1, saya makin suka karena yang cowok disini berperan sebagai Chef dengan spesialisasi masakan Perancis. 
__________________________________________________________________
Mad Dog
__________________________________________________________________
source
aktor drama Yoo Ji Tae adalah hal pertama yang membuat saya merekomendasikan drama korea Mad Dog. ceritanya masih tentang detektif detektif-an gitu. saya pertama kali suka sama aktingnya Yoo Ji Tae Ahjussi ini awalnya saat menonton drama Korea Healer, tahun 2014. saat itu adalah comeback-nya saya nonton drama lagi setelah berhenti nonton drama pada tahun 2011, terakhir nonton City Hunter, dramanya Lee Min Ho yang jadul itu. awalnya, saya nonton Healer karena Ji Chang Wook, Oppa Oppa yang gantengnya menembus langit itu. tetapi waktu nonton jadi suka sama Yoo Ji Tae, tambah suka lagi waktu Yoo Ji Tae main di drama korea adabtasi yang berjudul The Good Wife. kalo disuruh milih nonton Gong Yoo atau Yoo Jie Tae, saya dengan yakin akan menonton Yoo Jie Tae!
__________________________________________________________________
Revolutionary Love
__________________________________________________________________
source
Revolutionary Love adalah drama comeback-nya Choi Siwon setelah wamil selama 21 bulan. dan tokoh utama wanitanya adalah Kang So Ra, yang bermain apik sekali di drama Doctor Stranger saat memerankan dokter bernama Oh Seo Hyun. saya lama ngga' nonton dramanya Kang So Ra, makanya saya nungguin banget drama ini. ceritanya tentang Chaebol bertemu dengan pekerja paruh waktu. drama komedi romantis ini digadang gadang akan menjadi drama andalan TvN, stasiun TV korea yang hampir semua dramanya saya suka.
__________________________________________________________________
Black
__________________________________________________________________
source
Genre-nya Romantis, Thriller, Fantasi dan Kiminal. ceritanya tentang malaikat pencabut nyawa yang jatuh cinta kepada manusia. mirip sekali seperti Lee Dong Wook yang menjadi grim reaper di drama Goblin. nah, karena disini termasuk Genre kriminal, makanya saya mau nonton. dan yah, itung itung reuni nonton sejenis Grim Reaper lagi :)
__________________________________________________________________
Witch Court 
__________________________________________________________________
source
dalam prediksi saya, drama korea Witch Court akan menampilkan sesosok karakter yang mirip dengan Annalise Keating, tokoh utama dalam serial TV How to Get Away with Murder yang diperankan oleh Viola Davis. karena menurut sinopsis yang saya baca drama ini ceritanya tentang jaksa yang menghalalkan segala cara untuk menang dalam persidangan. sedikit mirip dengan Annalise yang dalam serial HTGAWM menjadi seorang pengacara yang menghalalkan segala cara dan menjadikan ia pengacara yang tak pernah terkalahkan.


demikian drama drama korea yang keren dan akan tayang dalam bulan ini. nantikan rekomendasi drama korea keren versi saya selanjutnya ya! 



Saturday, September 16, 2017

How to Make The Perfect Hot Chocolate



saya suka banget sama yang namanya cokelat panas. efek yang diberikan cokelat panas itu selalu bikin saya bahagia. entah kenapa. bagi saya, cokelat panas itu memiliki tempat tersendiri di dalam hati saya, seperti halnya kopi dan green tea. saya akan cari kopi dan green tea ketika saya lagi sumpek dengan kerjaan. tetapi, saya akan cari cokelat panas kalo saya lagi santai di hari malam yang ujan ujan. nah, berhubung saya suka banget sama cokelat panas, kali ini saya mau share gimana cokelat panas yang biasa saya bikin di rumah! 

 iam a hot chocolates lover. drinking a cup of hot chocolates always make me feeling well. i don't know why :) for me, hot chocolates have another place in my heart, just like coffee and green tea. in a hectic moment on my job, i always drink coffee or green tea to heal myself, but in the relaxed ambience, in the night of rainy day i choose hot chocolates. so, here i share you my recipe about how to make my homemade perfect hot chocolates :) 

_________________________________________________________
what’s you need
_________________________________________________________

  • 2 sachet of Chocolatos Choco Drink (Italian Chocolate Taste) 
  • 1/2 teaspoon cinnamon powder
  • 1/2 teaspoon chocolates powder
  • 4 teaspoon sugar 
  • 250ml full cream milk (i usually choose Diamond full cream milk/ Green Fields full cream milk)
nah, untuk bikin segelas cokelat panas saya di rumah, yang saya butuhkan adalah : 

  • Sachet Chocolatos Choco Drink yang Italian Chocolates Taste, ini ada kok di toko toko atau swalayan, biasanya belinya udah rentengan, 1 renteng 10.000 rupiah dan kalo saya ngga' salah ingat harganya sekitar 17.000-20.000 rupiah 
  • 1/2 sendok teh bubuk kayu manis, atau 1 sendok jus yang panjang itu lho. biasanya dijual di toko toko bahan kue nih 
  • 1/2 sendok teh bubuk cokelat, belinya juga di toko bahan kue ya
  • 4 sendok teh gula pasir, atau setara dengan 2 sendok makan. kalo ini sih sebenernya tergantung orangnya ya, cuma kalo saya prefer segini HAHAHA
  • 250ml susu full cream, saya biasanya kalo pake susu merk Diamond full cream (yang warna biru, dia ada 3 warna kan ya, ijo, cokelat sama biru. pilih yang biru) itu takarannya 250ml, rasanya lebih creamy dan lebih full cream. kalo mau yang rasanya lebih lepas pakenya susu Green Fields full cream,(warna biru juga) takarannya 300ml karena lebih encer. kalo menurut saya 2 merk susu ini karakternya beda ya, jadi tergantung selera masing masing aja ya 


_________________________________________________________
how to make
_________________________________________________________


  • put the chocolatos, cinnamon powder, chocolates powder, and sugar to a glass. 
  • boil the milk 
  • pour the milk to the glass ; mix it with the Chocolatos and the others and stir it until all melt. 
  • and the last thing, drink the perfect hot chocolates!  

sekarang kita bahas cara bikinnya ya!

  • Pertama, masukan Chocolatos, bubuk kayu manis, bubuk cokelat dan gula ke dalam sebuah mug 
  • kalo udah, rebus susu sampai mendidih. mau pake panci atau pake element, terserah. saya sudah nyoba keduanya dan hasilnya sama aja wkwk
  • kalo susunya udah mendidih, masukan ke gelas tadi. dicampur gitu sama Chocolatos dan teman temannya. abis gitu diaduk sampe merasa. 
  • dan akhirnya, cokelat panas terbaik ada ditangan kamu. 



Selamat Mencoba!


Wednesday, September 13, 2017

Cafe, tentang pemberi dan yang diberi kesan



Rasa itu soal selera, yang berbeda adalah cara.

tentang, kopi, yang sering kali saya temui di sebuah Cafe.

Cafe adalah tempat saya bertemu dengan siapa saja, menyaksikan dinamika masyarakat dengan berbagai warna dan rupa. saat saya memutuskan untuk berkunjung ke sebuah Cafe, artinya saya harus siap untuk bertemu siapa saja, bukan dalam keadaan down atau lagi ngga' kepengen diganggu. saya ke Cafe kalo lagi butuh suasana. 

ya, saya suka ke Cafe. karena saya penyuka Coffeewalaupun saat ini saya sedang berada dalam perjuangan merebut kembali angka 48 kg berat badan saya yang habis sudah menggelambir dihajar gula. nyatanya, saya tetep suka nongkrong di Cafe. entah untuk mengerjakan lemburan kantor biar ngga' menjadi jomblo yang nista banget, atau untuk mencari feel saat harus menghasilkan tulisan blog.

setiap kali ke Cafe, saya selalu membawa kesan. entah terkesan dengan Cafe itu sendiri atau terkesan dengan orang orang yang saya lihat.

sebagai Blogger, tidak jarang saya di-deadline untuk segera menerbitkan tulisan oleh pihak tertentukalo udah butek butuh ide banget kayak begini saya biasanya langsung lari cari Cafe yang nyumbang ide. suatu kali, saya main ke sebuah Cafe dan bersebelahan meja dengan seorang ibu ibu pecinta Prada. yang sayangnya tak punya selera. menggunakan brand yang sama dari ujung kaki sampai ujung rambut, sangat sewarna. seketika saya pengen sujud syukur saat itu juga mengingat ummi saya adalah golongan ibu ibu pinterest bagian fashion style. 

saya juga pernah waktu jalan jalan di Mall -lagi lagi untuk cari Cafe- dan berpapasan dengan ibu ibu bersandal jepit, bercelana pendek dan berbaju kaos keluaran ITC tetapi menenteng sebuah tas Hermes keluaran jarang. sejarang koleksi Cik Jamie Chua. dan saya benar benar terkesan dengan bahasa tubuh ibu ibu 50-an tersebut. super!

balik lagi soal aktivitas meng-impress dan yang di-impress. saya punya cerita yang cukup menarik soal ini.

saat itu awal bulan dan saya baru saya dapet bonus kantor beserta pekerjaan seperti air bah. sepertinya prinsip kantor saya tuh gini : SELAMA DESEU MASIH SINGLE, SURUH LEMBUR AJA BUNG!

fak.

singkat cerita, dengan hati yang setengah riang gembira jalanlah saya cari Cafe buat ngerjain lemburan. pilihan saya jatuh kepada sebuah Cafe & Resto, dengan pertimbangan kalo saya laper saya bisa langsung makan mumpung duit saya lagi banyak. kemudian bergegaslah saya cari meja di pojokan yang tentu saja ber-colokan.

setelah memesan segelas cokelat hangat saya langsung tata tata meja untuk segera memulai ibadah lembur. tapi kok, ada yang aneh dengan meja di depan saya.

aneh rasanya melihat seorang perempuan memesan udang dengan saus cocktail sebagai makanan pembuka, kemudian pesan lagi prime sirloin wagyu steak dengan saus black pepper yang minta dimasak dengan tingkat kematangan medium rare -tingkat kematangan terbaik untuk steak menurut Chef Michael Lominaco- dan French Eclair (yang harus dimasak pake uap air itu biar mengembang) serta Cremee Brulee dengan tingkat kematangan sempurna yang pecah saat diketuk sendok.

sungguh selera yang menguras kantong.

sedangkan yang cowok sebagai pihak sponsor? cuma pesen sup jamur keju dengan puff pastry yang bahkan bisa dibeli dengan harga 15ribu kalo belinya di pinggir jalan. dimakan dikit dikit banget, bahkan menurut saya kayaknya kalo bisa itu sup jamur keju dibungkus, udah dibungkus deh itu makanan. dan untuk memparipurnakan pesanan, si cowok memilih pesen es teh manis ala warung.

dan.. mereka masih dalam tahap PDKT. Oemjii!!!

untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya bersyukur jadi jomblo produktif dengan banyak lemburan. setidaknya, saya bisa bayar cokelat hangat saya sendiri.

saya masih think wise dong ya. "ah, paling makanan sebanyak gitu dimakan bareng bareng kok sama si cowok.." ternyata tidak saudara saudara, semua hidangan tersebut dimakan sendirian sama mbak mbak itu. sendirian. SENDIRIAN!! *dramak*

ah, meng-impress dan di-impress. saya ngga' tau bagaimana kesan si mbak atas si mas, dan bagaimana kesan si mas atas si mbak. yang jelas saya sangat terkesan dengan pasangan tersebut. betapa serasinya perpaduan 2 manusia tersebut ; yang cewek ngga' tau diri yang cowok ngga' kenal diri.  

Ulala, toh intinya saya sama dengan mereka, karena datang ke Cafe yang sama. Cafe, tempat yang mewadahi semua. kita datang karena ditanggap selera.


tulisan ini ditulis di Pondok Jati

[Review] Green tea scrub & coconut rose hair mask from House of Rempah


udah lama sebenernya saya mau nulis postingan ini, tapi karena kemarin sibuk ujian jadi banyak postingan yang akhirnya terbengkalai hihi. jadi, karena saya sering main twitter saya jadi sering liat postingan House of Rempah ini berseliweran di timeline twitter saya. wah, saya jadi penasaran pengen nyoba green tea scrub, salah satu produk mereka yang banyak dibeli. saya ini nyadar kan yah muka saya adalah tipe muka yang berminyak dan mudah berjerawat. jadi, setelah tanya tanya sama mbak ai di akun twitter @bubukmilo saya jadi berfikir untuk mencoba green tea scrub. you know lah gais jerawat itu never ending problem buat muka saya. yah namanya juga pabrik minyak! -___- 

setelah menggenapkan tekad, saya pesen 1 green tea scrub yang ukuran besar, karena saya adalah orang yang boros dan ceroboh jadi saya sudah mengkalkulasikan kemungkinan kalo kalo tumpah atau kesenggol saya itu green tea masi sisa banyak. abis beli, saya jadi rajin buka buka testimonial pelanggan yang udah pake. wah! keren! benak saya waktu baca baca. ada yang ngasi foto before after, ada yang 2 hari udah keliatan hasilnya bagus. ulala ~~ saya harus coba! 

green tea scrub ini hadir dalam kemasan yang cukup mudah disimpan, tempatnya terbuat dari aluminium foil bag yang ada semacam penutupnya di atas sehingga kedap udara. Alhamdulillah, berkurang banyak sudah kemungkinan tumpah kesenggol saya.

waktu saya mau pake green tea scrub ini di muka saya, yang pertama saya lakukan adalah saya campur dulu green tea scrub ini dengan air hangat dari heater di kamar mandi. ngga' banyak yang diambil dari bungkusnya untuk sekali pake, cukup 1 sendok teh dan airnya ditetes tetesin gitu ke green tea scrub-nya trus dicampur deh. saya make ini sebelum tidur karena malam adalah waktunya kulit bekerja berdasarkan hasil googling saya.

oh iya, kalian ngga' usah bingung gimana cara make-nya yah, karena saat membeli green tea scrub ini sudah disertai dengan petunjuk pemakaian, best before-nya kapan dan lain lain. less worries deh pokoknya. and yes this produk is easy to use. tenang gais ngga' akan repot kok make-nya kaya korean skin care yang toner aja bisa 5 rangkap itu.

sensasi yang saya rasakan setelah memakai green tea scrub ini muka saya kaya ditarik tarik gitu, mirip seperti waktu pake masker putih telur. karena ini adalah scrub berarti berfungsi juga untuk mengangkat sel kulit mati. setelah muka saya usap usap kemudian saya tidur deh. beberapa hari setelah saya pake mulai keliatan tuh hasilnya. Alhamdulillah, muka saya yang tadinya oily banget jadi lebih mending. muka saya juga lebih halus. apa yah seperti lebih ke kontrol gitu deh minyaknya. walaupun perlahan, muka saya yang kusam karena sering terpanggang panasnya proyek juga udah mulai mendingan. hihi, love deh! 

karena saya beli green tea scrub ini setelah House of rempah ngeluarin produk baru mereka, sekalian deh saya beli juga coconut rose hair mask. ada 2 varian hair mask dari House of Rempah, coconut rose sama yang satu lagi saya lupa. saya beli yang coconut rose karena itu yang cocok sama rambut saya. kalian tau kan ya rambut saya ini tertutup jilbab seharian selama 10 jam lebih dan kalo ngga rajin sampoan bisa gatel dan bau. makanya saya memutuskan untuk membeli coconut rose hair mask ~~ 


coconut rose hair mask hadir dalam bentuk toples kecil, pendek bulat. harumnya menyebar ketika dibuka. mirip seperti parfum di hotel hotel yang mengusung tema tradisional. seperti halnya green tea scrub, coconut rose hair mask ini juga sudah dilengkapi dengan petunjuk pemakaian. pertama, saya keramas dulu pake sampo, setelah itu baru dipakein hair mask ini dan kemudian harus dibilas dengan air hangat. saya pake hair mask lebih sering dirumah, soalnya kalo di kost-an harus ngerebus dulu kalo mau dapet air hangat. 

hasilnya keliatan setelah rambut saya dikeringin. kepala saya jadi enteng, dan rambut saya jadi lebih nurut. mirip seperti habis selesai creambath gitu cuma ngga mirip mirip banget juga sih. 

saya merekomendasikan kalian yang kulitnya kayak saya yang berminyak dan mudah berjerawat untuk make green tea scrub ini, harganya terjangkau dan sangat bagus hasilnya. nah, kalo aktivitas kalian padat dan rambut kalian selalu tertutup jilbab, kalian bisa coba juga hair mask dari House of Rempah. secara umum kalo saya perhatikan House of Rempah ini semacam spa rumahan gitu lah, jadi sensasi releks-nya dapet banget ~~ kalo kalian penasaran kalian bisa cek langsung instagram dan akun twitter mereka ya.  


see you at the next post gais! 


XOXO, 
Fatimah Fauzan

Matcha

source : youtube.com

rasanya tidak terlalu pekat, tapi kenapa begitu mudah diingat?.

sore itu, dengan sebuah komputer jinjing yang seakan mendesak untuk segera menyelesaikan segala tuntutan pekerjaan, entah mengapa gelas itu menawarkan sebuah rasa yang berbeda. 

tidak seperti kopi, teh hijau bubuk ini begitu sederhana menyapa di setiap inci sesapnya. ada rasa segar yang dominan dalam rasa pahit yang tidak begitu tajam terasa. seolah berkata bahwa pahitpun bisa bercerita bahwa segalanya baik baik saja. 

sesederhana itu pahit mengajarkan bahwa kunci adalah hanya perlu terbiasa. 

entah kenapa rasa itu tidak begitu saja terlupa. ada apa?. pada segala ketenangan yang kadang saya prinsipkan untuk segelas minuman, kenapa kini pahit lebih bisa bercerita?. 

saya begitu mencandui manis, tapi semesta mengajarkan ada yang lebih memikat dalam segelas pahit. waktu kadang mengatakan, untuk menjadi kuat cara paling mudah adalah dengan melabrak diri sendiri. ah, Tuhan kadang memang sebercanda itu. dalam pahit ada sesuatu yang lebih dari sekedar manis.

bahwa pahit adalah rasa yang tak berujung. bagaimanapun mengelak, memang lebih baik untuk memilih terbiasa. 

mungkin begitu juga dengan penjelasan pedih. manis yang melemahkan atau pedih yang kemudian menjadi keyakinan, bahwa Tuhan tidak selamanya membiarkan. 


karena pada akhirnya, Tuhan menghadiahkan manis yang menguatkan.