Thursday, October 06, 2016

Review : alice through the looking glass


kemarin, saya baru saja nonton film yang lumayan saya tunggu, Alice through the looking glass. karena film ini tidak ditanyangkan di bioskop Indonesia, mau ngga' mau saya kudu nunggu agak lama di situs penyedia film untuk didownload, karena kurang enak rasanya kalo nonton tapi kualitas gambarnya ngga' bagus. kalo saya sukanya kualitas gambar itu 720p atau 1080p. untuk film yang saya nunggu banget kadang saya masih toleransi kualitas Web-DL. tapi bisanya kalo Web-DL udah keluar, 720p sama 1080p ngga' lama juga keluar. dan saya kalo download suka yang dibawah 1 GB. simple, nunggunya ngga' lama! hihi.

saya lumayan ngikutin sih film tentang Alice, walaupun nontonnya suka ngga' sengaja ketonton gitu. pertama saya nonton alice in wonderland waktu alice masih kecil, dia makan makan dan minum teh gitu sama si Hatter. saya ngga' begitu inget karena nonton ini rasanya sudah lumayan lama. awal bulan kemarin saya nonton film lanjutannya, alice udah besar dan di depan umum dilamar sama Hamish dan ditolak gitu sama Alice. terus film lanjut ke petualangan Alice sampai akhirnya perang dan pihak Iracebeth (The Red Queen) kalah dari pihak Mirana (The White Queen) karena Alice berhasil membunuh Jabberwocky. kalo di film yang ini saya suka karena si Racie (Iracebeth) yang punya prinsip lebih baik ditakuti dari pada dicintai yang akhirnya patah ketika Jabberwocky berhasil dibunuh. kalau dicintai, orang tidak punya alasan untuk meninggalkan seperti ketika ketakutannya sudah hilang. jika sudah tidak ditakuti lagi, orang akan meninggalkan, no matter what is it. 

saya suka banget dengan karakter Iracebeth yang di perankan sama Helen Bonham Carter, sebelumnya mbak Helen berperan sebagai Bellatrix Lestrange di Harry Potter 1-7. jadi walaupun banyak yang bilang kalo Alice through the looking glass ini flat banget ngga' kaya film sebelumnya, saya tetep nonton film ini :D

awal film kita melihat kalo alice lagi berlayar di laut selat malaka, sedang badai dan lagi dikejar perampok. alice take the brave decision, and so strategic as a captain. setelah berhasil melewati perairan dangkal dan kapal perampok akhirnya miring ke samping dan karam, alice bilang sama (semacam) co-pilot dia, 

"satu satunya cara mencapai hal mustahil yaitu percaya hal tersebut tidak mustahil."

*standing applause* 

kemudian alice lanjut berlayar ke London, ketemu ibunya dan dimulailah bagian ngga' enaknya dimana alice disuruh jadi juru tulis karena kapalnya mau diambil sebagai tebusan hutang rumah dia. sambil dibilangin kalo kapten kapal sama sekali bukan pekerjaan wanita. saya baru tau bahkan sejak tahun segitu perempuan udah di judge ga bisa ngerjain kerjaan laki. 

*brb delete semua chat temen temen laki yang minta jawaban soal hitungan beton*

ternyata Hamish udah nikah sama Alexandra, tipikal cewek dirumah aja-ngemong anak-hobby belanja-ngabisin duit laki on repeat. alice pake baju yang dipakai oleh permaisuri di China, yang dianggap aneh sama orang orang London. kemudian petualangan alice di mulai ketika dia masuk ke cermin dan ketemu sama temen temennya di underland. alice dikabari kalo Hatter sakit dan Hatter minta untuk orang tuanya dikembalikan (yang menurut dia sudah meninggal) dengan kembali ke masa lalu. 

alice ketemu sama sang waktu, sang waktu bilang kalo masa lalu ngga' bisa diubah dan alice harus belajar dari itu. alice nyolong chromosphere dan balik ke masa lalu. nyatanya, alice tetep ga bisa ngubah masa lalu tetapi alice tau kalo ayah Hatter ngga' pernah nge-buang topi pertama buatan tarrant 'hatter' tapi disimpan bertahun tahun. 

dimasa lalu juga alice tau kalo Mirana punya salah sama Iracebeth dan Mirana menolak untuk minta maaf yang bikin saya ngerti kenapa Iracebeth segitu ngamuknya sama Mirana sampe bertahun tahun. Iracebeth berharap ngubah masa lalu pake chromosphere tapi dia ga bisa. dan ternyata dia cuma mau denger permintaan maaf dari Mirana :(

untuk film fantasy, memang alice through the looking glass ini ngga' super seru kaya film sebelumnya atau seperti Civil War. tetapi dengan segala penggalan kalimat yang damn its true dan momen momen mengharukan, film ini keren sekali. segala porsi baik dari drama atau fantasi, segalanya terasa cukup untuk lanjutan film peperangan yang seru. saya sendiri nangis loh waktu nonton film ini :) 

jadi, buat kalian yang penasaran sama lanjutan alice in wonderland, hayuklah buruan download :)))
have a nice day! 

2 comments: